Sabtu, 28 Januari 2012

ribuan santri ikuti didikan subuh gabungan

Agam, Singgalang
Sebanyak 1.172 santri dari 40 Taman Pendididikan Quran (TPQ) di Kecamatan Lubukbasung memadati lokasi Masjid Ikhlas Talago, Minggu pagi. Mereka mengikuti acara didikan subuh gabungan yang digelar secara bergantian antar masjid/musala setiap bulannya.
“ Kegiatan didikan subuh gabungan itu sudah digelar sejak beberapa tahun lalu, yang hingga kini masih diadakan dalam upaya memperat silaturrhmi para santri, guru dan pengurus antar TPQ yang ada,” kata Pengurus Lembaga Didikan Subuh Dodi Mulya Putra kepada Singgalang.
Kasi Mapenda Kantor Kemenag Kabupagan Agam Edy Oktafiandi mengharapkan melalui kegiatan tersebut mampu menumbuhkembangkan semangat kebersamaan, sehingga tercipta jalinan silaturrahmi yang kuat antar sesama TPQ.
Selain itu juga diharapkan dilakukan evaluasi atas proses pembinaan yang dilakukan selama, supaya terjadi peningkatan kualitas dari tahun ke tahun, baik dari sisi pembentukan karakter santri hingga pemantapan pemahaman dan pengamalan ajaran agama dalam kehidupan masing-masing.
Sehubungan dengan hal itu, Staf Ahli Bupati Bidang Sumber Daya Manusia Armansyah mendukung penuh kegiatan yang dilakukan selama ini, karena telah mampu menciptakan kebiasaan bagi santri dalam mengikuti kegiatan berjamaah dalam melaksanakan ibadah shalat subuh dan ibadah lainnya, seperti membiasakan membaca Alquran.210

bupati berharap, kemenag jadi pionir bidang keagamaan

Matur, Singgalang
Bupati Agam Indra Catri Dt Malako Nan Putiah berharap jajaran Kementrian Agama Kabupaten Agam tetap mempertahankan diri sebagai pionir dalam bidang keagamaan melalui lembaga pendidikan, masjid, KUA, penyuluh agama dan lainnya.
Sehingga kehidupan beragama semakin semarak di mana saja di wilayah Kabupaten Agam dan sekitarnya, karena selama ini semuanya itu sudah berjalan dengan baik berkat peran aktif jajaran kemenag menyikapi dinamika kegiatan di bidang keagamaan di tengah masyarakat.
Hal itu terungkap oleh Bupati pada acara HAB ke 66 yang juga dihadiri seluruh SKPD di jajaran Pemkab Agam, Ketua DPRD Agam Marga Indra Putra dan undangan lainnya.
“Selama ini berbagai kegiatan yang dilakukan di jajaran Kemenag sudah cukup banyak dan berhasil berjalan dengan sukses di tengah masyarakat,” kata Indra Catri kepada wartawan usai memimpin Hari Amal Bhakti (HAB) ke 66 di lapangan sepakbola Matur, Selasa kemarin.
Hendaknya kegiatan yang sudah berhasil diujudkan semakin ditingkatkan dari waktu ke waktu, karena  hal itu tak terlepas dari tugas pokok dan fungsi (tupoksi) kemenag bagi kepentingan masyarakat.
Diakuinya, keberadaan jajaran kemenag yang didominasi stakeholdernya di berbagai lokasi pembinaan keagamaan seperti di masjid/musala dan kegiatan sosial kemasyarakatan lainnya cukup mendapat tempat di hati masyarakat, terutama dalam menjaga keharmonisan kehidupan di tengah masyarakat melalui sentuhan moral agama.
Kedepan berbagan program pemerintah yang sudah dicanangkan selama ini seperti wc bersih, maghrib mengaji, baca tulis alquran dan pembinaan keagamaan lainnya dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya seperti yang sudah dilakukan sebelumnya.
Selain itu, Dt Malako Nan Putiah berharap khusus pada hari Jumat siang, siswa yang selesai melaksanakan Proses Belajar Mengajar (PBM) di seluruh tingkatan agar dikerahkan mendatangi masjid untuk melaksanakan ibadah jumat, tanpa membiarkan mereka pulang ke rumah masing-masing.
“Semuanya itu dilakukan demi memantapkan disiplin siswa untuk datang lebih awal ke masjid menunaikan ibadah jumat tersebut,”katanya.
Sehubungan dengan hal itu, Kepala Kemenag Kabupaten Agam H.Yetrizal Khatib menanggapi positif harapan dan imbauan bupati tersebut, dan pihak siap meujudkannya bersama 800 orang lebih jajarannya yang bertugas di 16 kecamatan.
“Kami siap mengoperasionalkan seluruh program yang sudah canangkan pemerintah tersebut melalui lembaga di madrasah, KUA, penyuluh agama, pengawas, penghulu demi peningkatan bidang keagamaan di tengah masyarakat,” jelasnya.
Pihaknya akan mensinergikan seluruh program yang ada didalam kurikulum sekolah dan lainnya dengan dinamika yang terjadi tengah masyarakat, sehingga hasilnya lebih optimal bagi pengembangan dakwah melalui tenaga yang sudah terlatih selama ini.
Dalam kegiatan HAB ke 66 itu juga dilakukan aktraksi grup qasidah Dharma Wanita Kemenag Agam yang juara I Tingkat Sumatra Barat belum lama ini dan penyerahan bantuan Jamkesda dari  jajaran Kemenaga Agam kepada BAZ yang disaksikan Bupati Agam serta penyerahan hadiah bagi pemenang lomba memeriahkan HAB tersebut. 210

jabatan itu amanah

Agam, Singgalang
Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Agam H.Yetrizal Khatib lantik 10 aparat di lingkungan kerjanya.  Aparat yang dilantik sebanyak 6 orang terdiri dari kepala KUA dan 4 orang diantaranya dari kalangan kepala madrasah. Pelantikan itu dihadiri seluruh aparat kasi dan staf lainnya di lingkungan Kemenag Agam, di aula kantor tersebut, Kamis kemarin.
Yetrizal Khatib dalam sambutannya menyatakan bahwa pelantikan yang dilakukan dalam rangka mengisi jabatan yang lowong, juga sebagai bentuk upaya penyegarandan optimalisasi kinerja dalam unit kerja Kementrian Agama Kabupaten Agam.
“Jabatan yang disandang saat ini merupakan amanah yang harus dilaksanakan dengan sebaik-baiknya dan dilaksanakan di wilayah kerja masing-masing,” kata Yetrizal Khatib.
Selain itu, pejabat yang dilantik diminta turun berperan aktif menyukseskan program Pemerintah Kabupaten Agam dalam mengimplementasikan maghrib mengaji, thaharah masjid, memakmurkan masjid melalui shalat berjamaah dan wirid remaja serta program keagamaan lainnya di tengah masyarakat.
Sehubungan dengan hal itu, Indra Suherman, salah seorang kepala KUA yang dilantik akan menjadikan harapan dari pimpinan tersebut dilaksanakan dengan sebaik-baiknya sesuai kemampuan yang ada, sehingga setiap program yang dicanangkan sebelumnya dirasakan manfaatnya bagi masyarakat luas.
Kasubab Tata Usaha Kemenag Agam Ramza Husmen menjelaskan, bahwa pelantikan yang dilakukan untuk mengisi jabatan yang kosong sekaligus mutasi dan penyegaran demi peningkatan kinerja di lingkungan kemenag Agam.
Selain itu, juga dilakukan mutasi atau pengangkatan beberapa kepala madrasah di beberapa madrasah pada tingkatan MAN atau MTsN yang ada.210

Senin, 15 Agustus 2011

Pasar pabukoan Matur


Matur, Singgalang
Bupati Agam H. Indra Catri Dt Malako Nan Putiah mendukung sepenuhnya pasar pabukoan yang kini tersebar di hampir seluruh kecamatan, nagari di Kabupaten Agam, pasalnya melalui aktifitas perdagangan itu mampu memotivasi masyarakat berkreasi dalam menerapkan kepandaiannya dalam masak-memasak sebagai salah satu bentuk sajian selama bulan ramadhan, lebaran dan setelah itu nantinya.
“Melalui kegiatan perdagangan itu diharapkan mampu memotivasi dan mendorong generasi muda melakukan kegiatan masak-memasak, supaya mereka memiliki keahlian nantinya untuk memenuhi keluarganya,” kata Dt Malako Nan Putiah kepada Singgalang di Matur, Jumat (12/8).
Pada tahap ini pemerintah akan terus mendukung kelancaran aktifitas pembuatan makanan pabukoan itu, supaya generasi muda yang ada saat ini turut ambil bagian mencontoh orang tuanya dalam bidang masak memasak hingga mampu secara mandiri menciptakan khas yang bahannya berasal dari aneka bahan pokok menu makanan selama ini sudah ada.
 Sebelumnya keberadaan pasar pabukoan itu sudah ada dan sudah berkembang dengan sendirinya, kini akan digenjot lagi peran serta masyarakat untuk menciptakan menu makanan yang menarik, enak dan sehat di konsumsi tubuh.
Pengembangan usaha mandiri keluarga dalam bentuk melakukan perdagangan di pasar pabukoan di bidang masakan akan lebih maju nantinya, jika semua komponen masyarakat, khusus kelompok kaum ibu melakukan pelatihan dan pembinaan bagi generasi muda serta anak nagari lainnya menggelutinya dengan baik, sehingga mampu memiliki kepandaian khusus memasak.
“Secara sepintas program tersebut terkesan remeh, akan tetapi mampu menjadi salah satu usaha menambah pendapatan bagi keluarga,” jelasnya.
Untuk menciptakan kesuksesan dalam menggeluti bidang masakan itu diperlukan keseriusan bagi pemerhatinya dengan menjadikan bahan pokok yang ada di sekitar kita seperti singkong, kentang, tomat dan bahan makanan lainnya menjadi sebuah menu makanan yang mendatangkan hasil dalam peningkatan ekonomi keluarga.

Aryati sebagai camat yang baru Palembayan menggantikan Nazwar


Palembayan, Singgalang
Bupati Agam Indra Catri Dt Malako Nan Putiah mengharapkan melalui kepemimpinan yang baru di kecamatan Palembayan mampu memberdayakan masyarakat yang ada dengan sebaik-baiknya, sehingga berbagai bentuk program pembangunan dapat dirasakan masyarakat.
“Aryati sebagai camat yang baru menggantikan Nazwar diharapkan mampu memberikan warna baru di daerah yang dipimpinnya sekaligus daerah kelahirannya dalam memajukan pembangunan melalui dukungan seluruh komponen masyarakat,” kata Dt Malako Nan Putiah, Jumat lalu.
Masyarakat di daerah yang keras dengan wilayah yang cukup luas membutuhkan kepemimpinan seorang bundo kanduang, dan potensi yang dimiliki Aryati yang sudah berpengalaman dan cukup berhasil sebagai Camat Palupuh beberapa waktu lalu akan dapat dijadikan modal dalam menyukseskan program pemerintah di daerah yang baru tersebut.
Camat yang baru diminta jangan ragu dalam melakukan tugasnya di daerah yang baru dalam mewujudkan pembangunan, untuk itu diminta mampu menciptakan situasi kondisif dengan saling berkoordinasi dengan semua lini di kecamatan, nagari, jorong dan tokoh masyarakat lainnya, sehingga setiap kebijakan yang dilakukan diterima dengan baik di tengah masyarakat.
M.Dt Rajo Mantari, tokoh masyarakat setempat membuka peluang seluas-luasnya kepada camat yang baru melakukan berbagai terobosan demi meujudkan pembangunan yang diimpikan selama ini.
“Masyarakat Palembayan siap seiring sejalan dengan camat yang baru melanjutkan program  pembangunan yang dilakukan secara bersama-sama, sehingga sejajar dengan daerah lainnya yang sudah lebih maju,” katanya.
Diakuinya, selama ini masih cukup banyak daerah yang membutuhkan sentuhan pembangunan, namun lantaran keterbatasan anggaran dan lainnya hingga kini masih tertunda. Meski demikian tertumpang harapan tersebut kepada pemimpin yang baru mencarikan solusi secara bersama meujudkan impian tersebut.

BPPKDM dikritisi tokoh Maninjau


Maninjau, Singgalang
Meski keberadaan Badan Pengelolaan  Pelestarian Kawasan Danau Maninjau (BPKKDM) mendapat kritikan dari tokoh masyarakat setempat lantaran belum banyak berbuat untuk masyarakat, setidaknya pengurus lembaga tersebut yang mencakup seluruh komponen yang ada di salingka danau Maninjau serta jajaran pemerintah nagari, kecamatan dan kabupaten menyatakan siap memajukan lembaga itu menjadi lembaga yang mampu berbuat yang terbaik untuk kepentingan bersama.
“Kita menginginkan keberadaan lembaga diketahui secara menyeluruh oleh kalangan masyarakat khususnya salingka danau Maninjau,” kata Imam Panjang, perwakilan BAMUS salingka danau dalam pertemuan berbuka bersama di Hotel Maninjau, Selasa malam.
Keberadaan lembaga dan program-program yang ada perlu disosialisasikan kepada masyarakat salingka danau, termasuk yang berada di perantauan supaya program yang dirancang menyentuh kepentingan bersama dan mendapat dukungan penuh realisasi programnya bagi masyarakat di masa selanjutnya.
Menyikapi permasalahan tersebut, Ketua BPPKDM, H.Junaidi Dt Gampo Alam Nan Hitam berharap keluhan dan kekurangan yang ada selama ini dijadikan evaluasi bagi pengembangan dan kemajuan lembaga dalam memberdayakan masyarakat salingka danau Maninjau secara bersama dalam melestarikan ekosistim danau yang berdampak positif bagi masyarakat.
Pihaknya mengharapkan dukungan semua pihak melakukan yang terbaik untuk pelestarian danau serta sama-sama komit menjadikan kawasan danau yang dapat menjadi kawasan tempat mencari penghidupan sekaligus mampu mengupayakan penyelematan danau dalam jangka panjang.
“Keberadaan danau Maninjau tidak saja menjadi asset kebanggaan Kabupaten Agam juga tingkat provinsi, nasional bahkan di tingkat internasional,” kata Dt Gampo Alam.
Sehubungan dengan hal itu, tokoh masyarakat Salingka Danau Maninjau Idham Rajo Bintang optimis keberadaan lembaga bentukan bersama itu akan mampu menjadi sebuah lembaga yang memberikan manfaat bagi masyarakat salingka danau bagi peningkatan ekonomi masyarakat sekaligus menjadi objek wisata yang tetap lestari, indah dan diminati wisatawan local maupun manca negara.
Pihaknya siap mengorbankan harta, jiwa raganya demi penyelamatan kawasan Danau Maninjau saat ini dan di masa mendatang, karena danau itu milik kita dan kita pula yang akan memeliharanya serta menjadi amal ibadah yang dipersembahkan kepada Allah SWT nantinya.
Sekaitan dengan hal itu, pihak PLN yang turut memanfaatkan aliran danau Maninjau sebagai sumber energy pembangkit tenaga listrik tidak akan tinggal diam demi menyelamatkan kawasan danau yang kini membutuhkan perhatian penuh untuk pelestariannya.
“Kami dari dari PLN selalu siap bersama masyarakat, pemerintah dan komponen terkait lainnya membantu terujudnya kawasan danau yang terjaga ekosistimnya, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, pemerintah dan pemasukan investasi bagi negara,” kata Manajer PT PLN Pembangkitan Bukittinggi, Joni.
Selain itu, Joni juga menegaskan bahwa sebagai anak nagari salingka danau sekaligus pimpinan perusahaan negara itu turut bertanggung jawab dengan pelestarian kawasan danau dalam jangka pendek maupun panjang, sehingga keberadaan danau tetap memberikan yang terbaik bagi kepentingan masyarakat luas.

PT PLN Sektor Pembangkitan Bukittinggi santuni 971 anak yatim


Maninjau, Singgalang
PT PLN Sektor Pembangkitan Bukittinggi memberikan santunan bagi 971 anak yatim dan bantuan pembangunan untuk 24 masjid yang ada di 5 wilayah tempat perusahaan tersebut dalam tahun 2011 ini. Kelima lokasi itu terdapat di kawasan Batang Agam, Malalo dan Asam Pulau Singkarak, Padang Luar dan Maninjau pada hari yang berbeda
Hal itu disampaikan Manajer PT PLN Sektor Pembangkitan Bukittinggi M Joni Z dalam buka bersama yang dilakukan di PLTA Maninjau, Kamis malam.
Hadir dalam buka bersama itu para manajer di seluruh wilayah kerja yang ada, seperti Manajer PLTA Maninjau Mawardi, Batang Agam Zainal dan  keluarga besar PT PLN lainnya, para anak yatim, tokoh masyarakat, wali nagari dan undangan lainnya dalam acara tahunan itu. Sebelum penyerahan bantuan dilakukan tausyiah menjelang berbuka yang disampaikan oleh Syahril Ramadhan.
Menurut M Joni Z, bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian perusahaan kepada masyarakat sekitar areal pembangkitan dan intake lainnya yang membutuhkannya. Bantuan yang diberikan untuk menunjang pembangunan tempat ibadah, fasiltas umum, dan berbagai kegiatan anak nagari yang ada di daerah itu serta juga penyantunan anak yatim dan lainnya.
Semua bentuk program tersebut dikemas dalam Program Partisipasi Pemberdayaan Lingkungan (P3L) PT PLN Sektor Pembangkitan Bukittinggi yang selama ini sudah berjalan dan akan terus dilakukan demi kepentingan bersama.
Sehubungan dengan hal itu, Asrinaldi, anggota DPRD Agam asal Kecamatan Tanjung Raya menyambut baik program PT PLN yang diberikan melalui  program yang terhimpun dalam P3L itu untuk kepentingan masyarakat, terutama yang berada di salingka danau seperti yang sudah dilakukan selama ini.
Dia mengharapkan hal itu terus dilakukan dan diberikan kepada masyarakat demi peningkatan pembangunan fisik dan non fisik khususnya untuk kalangan masyarakat di salingka danau dan lainnya, sebab hal itu sangat tepat dilakukan dalam mendorong kelangsungan pembangunan yang ada di daerah sekitar wilayah kerja PLN.