Agam, Singgalang
Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Kabupaten Agam
melakukan seleksi atlit dari berbagai kecamatan guna dijadikan atlit yang akan
dikirim mewakili daerah dalam Porprov Desember 2012 mendatang di Kabupaten 50
Kota.
“Sedikitnya dari puluhan peserta seleksi yang mengikuti
program tersebut, sebanyak 24 atlit akan dijadikan pemain andalan termasuk
cadangan dalam Porprov 2012 mendatang,” kata Ketua Umum PSTI Kabupaten Agam,
Zul Arfin Dt Parpatih didampingi rekannya Adrinal dan pengurus lainnya di GOR
Rang Agam, Rabu (4/7).
Dari 12 atlit takraw putra dan putri yang dipilih oleh tim
seleksi, semuanya akan diintensifkan latihan nantinya dari pelatih yang ada
guna memantapkan kemampuan yang dimiliki menjadi lebih baik dan mampu bersaing
dengan pemain lainnya nanti.
Setidaknya dengan adanya atlet yang memiliki kemampuan lebih
baik dan berkualitas itu menjadi acuan bagi pengurus dalam menargetkan peraihan
medali atau prestasi dalam ajang Porprov itu nantinya.
Dari memperhatikan kemampuan dan penampilan peserta seleksi dan
dijadikan telah dikukuhkan menjadi pemain terbaik yang sudah terpilih, pengurus
merasa optimis akan mampu meraih prestasi yang membanggakan nantinya, seperti
meraih medali emas lebih banyak.
“Sedikitnya pengurus menargetkan sebanyak 6 medali emas akan
dapat diraih nantinya,” katanya.
Sebelumnya pada Porprov 2011 lalu di Pariaman, kontingen
Agam berhasil meraih medali perak dan perunggu dari regu takraw putra dan
putri.
Komitmen meraih medali sebanyak-banyaknya akan tetap di
sampaikan kepada pelatih dan atlit yang akan dikirim nantinya, dengan
mengawalinya melalui melakukan latihan intensif dan berkualitas, sehingga
hasilnya akan lebih baik dan mampu bersaing dengan klub daerah lainnya.
Dijelaskan, peserta seleksi yang dinilai tampil lebih baik
akan dijadikan utusan daerah sesuai kemampuan yang dimiliki pengcab, supaya
nantinya bisa mengimbangi pemain daerah lain sekaligus mampu menyumbangkan
medali bagi daerah.210
Selasa, 10 Juli 2012
Agam,
Singgalang
Pelaksanaan
peringatan HUT Bhayangkara ke 66 berlangsung khidmad dan sukses serta di hadiri
jajaran Polres, Polsek dan kalangan Bhayangkari, security perkebunan, Bupati
Agam, Muspida plus dan kalangan ninik mamak, tokoh masyarakat dan undangan
lainnya.
Bahkan
kegiatan tersebut turut disemarakkan dengan atraksi beladiri oleh aparat
Polres, penampilan tambua anak nagari dan pagelaran reyog Ponorogo dengan aneka
penampilannya seperti tarian, aksi memakin silet dan kaca semprong, memecahkan
kelapa dengan kepala yang dilakukan oleh warga Jawa yang berdiam di Kabupaten
Agam.
Usai
acara tersebut dilanjutkan dengan syukuran dengan pemotongan nasi tumpeng oleh
Kapolres Agam AKBP Noortjahyo bersama istri, acara kesenian dan penyerahan
hadiah serta penghargaan lainnya.
Sekaitan
dengan hal itu, Noortjahyo dalam kata sambutannya mengatakan bahwa pihak akan
terus melakukan evaluasi dan peningkatan kinerja dalam menegakkan hukum serta
pelayanan dan pengayoman kepada masyarakat.
Tantangan
dan hambatan dalam menjalankan tugas cukup banyak dan besar, karena itu
pihaknya secara internal akan komit melakukan yang terbaik dan pelayanan prima
demi kepentingan bersama.
"Berbagai
keberhasilan sudah dapat diujudkan seperti pengungkapan kasus teroris,
narkotika dan kasus lainnya," katanya.
Bupati
Agam, Indra Catri sangat merespon positif apa yang dilakukan jajaran Polres
Agam selama ini. Karena itu Pemkab siap mendukung terobosan dan kinerja Polri
di masa selanjutnya.
Bahkan
pihaknya merasa salut dengan komitmen Polri meujudkan lembaga menjadi
organisasi berkelas dunia dalam penerapan hukum, memberikan pelayanan kepada
masyarakat demi menunjang pembangunan nasional.
“Kita semua berkewajiban mendukung
program Polri dalam menjalankan tugasnya demi kepentingan bersamasaat ini dan di masa mendatang,”katanya.210
Singgalang
Pelaksanaan
peringatan HUT Bhayangkara ke 66 berlangsung khidmad dan sukses serta di hadiri
jajaran Polres, Polsek dan kalangan Bhayangkari, security perkebunan, Bupati
Agam, Muspida plus dan kalangan ninik mamak, tokoh masyarakat dan undangan
lainnya.
Bahkan
kegiatan tersebut turut disemarakkan dengan atraksi beladiri oleh aparat
Polres, penampilan tambua anak nagari dan pagelaran reyog Ponorogo dengan aneka
penampilannya seperti tarian, aksi memakin silet dan kaca semprong, memecahkan
kelapa dengan kepala yang dilakukan oleh warga Jawa yang berdiam di Kabupaten
Agam.
Usai
acara tersebut dilanjutkan dengan syukuran dengan pemotongan nasi tumpeng oleh
Kapolres Agam AKBP Noortjahyo bersama istri, acara kesenian dan penyerahan
hadiah serta penghargaan lainnya.
Sekaitan
dengan hal itu, Noortjahyo dalam kata sambutannya mengatakan bahwa pihak akan
terus melakukan evaluasi dan peningkatan kinerja dalam menegakkan hukum serta
pelayanan dan pengayoman kepada masyarakat.
Tantangan
dan hambatan dalam menjalankan tugas cukup banyak dan besar, karena itu
pihaknya secara internal akan komit melakukan yang terbaik dan pelayanan prima
demi kepentingan bersama.
"Berbagai
keberhasilan sudah dapat diujudkan seperti pengungkapan kasus teroris,
narkotika dan kasus lainnya," katanya.
Bupati
Agam, Indra Catri sangat merespon positif apa yang dilakukan jajaran Polres
Agam selama ini. Karena itu Pemkab siap mendukung terobosan dan kinerja Polri
di masa selanjutnya.
Bahkan
pihaknya merasa salut dengan komitmen Polri meujudkan lembaga menjadi
organisasi berkelas dunia dalam penerapan hukum, memberikan pelayanan kepada
masyarakat demi menunjang pembangunan nasional.
“Kita semua berkewajiban mendukung
program Polri dalam menjalankan tugasnya demi kepentingan bersamasaat ini dan di masa mendatang,”katanya.210
Senin, 21 Mei 2012
berita agam
Agam,Singgalang
Sebanyak 70 murid Jarimatika Unit Adhiya Inayah Lubukbasung mengikuti lomba adu
kecepatan melakukan penjumlahan angka-angka melalui jari tangan di lapangan
SMPN 1 Lubukbasung, Kamis (17/5).
Pimpinan Jarimatika, Osamaru menjelaskan kegiatan yang dilakukan dalam rangka
HUT I
Jarimatika Lubukbasung, dan sekaligus disemarakkan dengan mengadakan berbagai
lomba berhitung sambil bermain tanpa alat tambahan, dan cukup mengoptimalkan
penggunaan jari jemari yang ada dengan konsentrasi penuh, namun menyenangkan.
"Melalui HUT Jarimatika tidak saja dalam memantapkankemampuan murid
terhadap pelajaran yang disampaikan sebelumnya, juga memberikan hiburan menarik
dan menyenangkan," katanya.
Sehingga acara yang digelar bermanfaat sekaligus menyenangkan bagi murid dan
orang
tuanya yang ikut hadir menyaksikan kepiawaian anak mereka menampilkan
kemampuannya.
Egi Novetri, pemilik lembaga sekaligus guru menjelaskan, melalui program
berhitung
menggunakan jari-jemari memberikan banyak kemudahan bagi murid dalam menunjang
ilmu eksakta lainnya, sehingga hasilnya lebih maksimal saat mengikuti pelajaran
di sekolah masing-masing.
Dalam pelaksanaan proses belajar mengajar (PBM) yang dilakukan, materi
pelajaran
disampaikan dengan pola bermain dan menghibur sambil berhitung menggunakan jari
jemari.
Bagi murid yang mengikuti PBM merasa lebih mudah memahami pelajaran yang
disampaikan
dan memotivasi mereka meningkatkan potensi pembelajaran pada mata pelajaran
lainnya. Sebab pemberian materi disampaikan tanpa membebani pikiran murid.
Dari pengalaman selama ini, cukup banyak memberikan kemudahan bagi murid
memahami
dengan cepat materi yang disampaikan yang hanya membutuhkan beberapa detik
menjawab
hasil penjumlahan melalui jari jemari.
Sekaitan dengan hal itu, Asni, pengawas pendidikan tingkat SD yang juga orang
tua murid
menyatakan bahwa pendidikan jarimatik yang diikuti anak selama ini menunjang
sekaligus
meningkatkan mutu pada pendidikan dasar.
Selain itu sebagai salah satu pendidikan alternatif dan sebagai pembelajaran
pengisi
waktu luang yang bermanfaat untuk anak.
Asni juga mengajak orang tua lainnya untuk mendukung sepenuhnya PBM yang
diikuti
anak selama ini, sehingga mampu mendorong sekaligus meningkatkan kemampuan
mereka lebih baik dari sebelumnya, terutama dalam menjawab tantangan kesulitan
sebagian murid dalam memahami materi bidang matematika dan lainnya di sekolah.210
Agam, Singgalang
Dramatis, asyik dan mengagumkan. Itulah kesan yang muncul saat terbang bersama
payung pada olahraga paralayang beberapa waktu lalu. Hingga saat ini olahraga
tersebut sedang digelar yang diikuti paraglader lokal dan nasional serta
internasional, dan akan berakhir tanggal 20 Mei 2012.
“Belum lengkap rasanya bagi pengagum paralayang jika belum mencoba terbang
dengan payung paralayang,” kata Bupati Agam, Indra Catri Dt Malako Nan Putiah
kepada Singgalang di Puncak Lawang belum lama ini.
Selama dua jam pengharungi angkasa salingka Danau Maninjau dan Matur terasa
sedikit, karena saking mengasyikkan dalam menikmati keindahan alam selagi
berada di payung paralayang.
Meski secara kasat mata, olahraga paralayang itu cukup berbahaya, namun cukup
menyenangkan dan memberikan kepuasan tersendiri bagi pesertanya.
Di Kabupaten Agam, olahraga tersebut yang dipusatkan di Matur dan landingnya di
Bayur Maninjau selalu dikembangkan dan diujudkan pada berbagai iven bersama
atlet paralayang nasional dan internasional setiap tahunnya.
Sebagai salah satu olahraga rekreasi, paralayang memberikan rasa
kegembiraan dalam diri, sehingga terasa puas dan damai setelah menikmatinya
selama berada di awang-awang.
“Sebelumnya, saya yang ikut tandem atau terbang bersama dengan pilot paralayang,
namun untuk saat ini diberikan kesempatan kepada Martias Tanjung, anggota DPRD
Sumbar terbang bersama pilot paralayang yang ada.
Sekaitan dengan hal itu, Ketua FASI Sumbar, Letkol Penerbang, Pariyanto, menyatakan
selama terbang tidak yang usaha takut, kuncinya serahkan saja diri kepada Allah
SWT, sehingga kita bisa menikmati keindahan alam dengan damai dan menyenangkan.
Susi Melinda, staf Antens Wisata yang membidangi biro olahraga paralayang yang
membawa paraglader dalam dan luar negri menyatakan alam di Puncak Lawang masih
terindah dibanding daerah lainnya di Indonesia, bahkan di Asia Tenggara. Karena
itu pihaknya telah memiliki agenda rutin tahunan ke daerah tersebut guna
menikmati keindahan alam yang ada. Sesuai pantauan selama masa event paralayang
itu
digelat tingkat antusian warga sangat besar menikmati olahraga berbahaya dan
menantang itu. Masyarakat berduyun-duyun menuju Matur dan Bayur menikmati
secara langsung penampilan dan kepiawaian altet paralayang berada di
awang-awang dan turun menapaki landasan di areal persawahan di Bayur.210
Agam, Singgalang
Meski berhutang sebesar Rp225 juta, operasional Panti
Asuhan Putra Muhammadiyah Lubukbasung tetap berjalan dengan baik. Baik melalui
peran pengurus dan anak asuh serta donatur lainnya, bahkan dapat merealisasikan
rehabilitasi gedung serbaguna untuk disewakan yang ada di lingkungan panti
asuhan. Kini penyelenggaraan panti asuhan percontonhan tingkat Sumatra itu
tetap eksis dan melakukan aktifitasnya dalam memberikan yang terbaik bagi anak
asuh.
“Semuanya aktifitas di panti asuhan tetap berjalan dengan
baik, karena besarnya dukungan dari semua pihak demi kelangsungan
penyelenggaraan pembinaan 40 orang anak asuh yang kini dalam masa pengasuhan,”
kata Ketua Panti Asuhan, Dabesri Bara Dt Bagindo Rajo didampingi pengurus
lainnya, Faisal kepada Singgalang, Sabtu (19/5).
Meski demikian, pihak pengurus tetap berharap kepada
donatur untuk memberikan bantuannya guna melanjutkan pembinaan anak asuh
menjadi
lebih baik, terarah dan mampu menggapai cita-cita mereka menjadi generasi
islami dan berkualitas di masa mendatang.
Dijelaskan, hingga kini anak asuh didukung pengurus
lainnya telah berhasil memelihara bantuan seekor sapi betina dari donatur dan
telah beranak 4 ekor sejak tahun 2011 lalu.
Selain itu, anak asuh juga memelihara beberapa areal
kolam ikan yang digunakan untuk konsumsi sendiri, sehingga dapat menutupi
kebutuhan gizi internal anak asuh dan lainnya.
Sedangkan bentuk pembinaan mental spiritual, anak asuh
dibina pandai baca alquran, muhadharah/pidato/ceramah, bela diri dan lainnya
melalui
alumninya yang tetap mengabdi untuk adik-adiknya.
Ditambahkan, sejak berdiri tahun 1989 lalu, panti asuhan
sudah membina sekitar 200 orang lebih anak asuh yang berasal dari kawasan Agam
bagian barat serta lainnya dan sebagian telah bekerja di berbagai profesi.
Mulai menjadi
aparat pemerintahan dan wiraswastawan serta profesi lainnya.
Bahkan dalam menjalin kebersamaan dan kedekatan pengurus,
anak asuh yang ada dan mantan anak asuh dilakukan pertemuan rutin tahunan pada
saat lebaran. Pertemuan yang ada dilakukan dalam bentuk membicarakan berbagai
hal dinamika panti asuh dan upaya mendapatkan bantuan sebanyak mungkin demi
kelangsungan panti di masa-masa selanjutnya.
“Selama ini, pengurus bersama anak asuh dan alumni anak
asuh serta donatur tetap berhubungan baik dalam mendukung kesuksesan berbagai
program pembinaan panti asuhan, sehingga kekurangan yang ada dapat ditutupi
sesuai kemampuan yang dimiliki,” katanya.
Dijelaskan Dt Bagindo Rajo yang sehari-hari sebagai
aparat pengadilan negeri di Jambi bersama pengurus lainnya akan selalu berupaya
melakukan pembinaan bagi anak asuh dan terus menjalin kebersamaan dengan manta
anak asuh serta memikirkan secara bersama kelangsungan panti dalam jangka waktu
panjang.
Bahkan, yang kini menjadi obsesinya yaitu melanjutkan
pendidikan anak-anak asuh yang ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi yaitu
setingkat magister.
Sekaitan dengan hal itu, Benny, siswa kelas II SD anak
asuh panti asuhan tersebut, bercita-cita ingin menjadi polisi dan dia bangga
dengan kondisi yang ada serta akan melanjutkan pendidikan sama dengan saudara
lainnya sesama anak asuh.210
Agam, Singgalang
Terhitung sejak tahun 2012, sebanyak 82 unit Koperasi
Jasa Keuangan Syariah Bank Muamalat wat Tamwil (KJKS BMT) di Kabupaten Agam
yang didirikan pada 2007 lalu tidak lagi mendapat kucuran dana yang bersumber
dari APBD.
KJKS BMT itu telah mulai beroperasi secara mandiri, dan
tidak lagi dibebankan kepada sumber dana dari APBD, khususnya dalam pemberian
insentif bagi 100 orang lebih tenaga pengelola di BMT yang ada di seluruh
nagari dan lainnya.
“Pengelolaan modal sebanyak Rp45 miliar lebih yang
dimiliki dan diberikan bagi 82 BMT sejak tahun 2007 akan dioptimalkan
penggunaannya, sehingga pengelolaan lembaga keuangan tetap berjalan sesuai yang
diharapkan,” kata Kabag Perekonomian Pemkab Agam, Hendri. G kepada Singgalang
belum lama ini.
Ke depan, seluruh BMT yang ada dibuatkan akta pendirian
sebagai lembaga koperasi dan diserahkan pembinaannya kepada Dinas Koperasi,
Perindustrian dan Perdagangan. Kini belum seluruhnya memiliki akta pendirian.
Diharapkan pada tahun 2012 ini, sebanyak 82 BMT yang ada
sudah dikukuhkan melalui akta pendirian BMT dalam bentuk koperasi itu di
notaris. Sebab hingga kini belum
seluruhnya yang berbadan hukum layaknya seperti koperasi lainnya yang berperan
sama.
Selain itu, jika ditemukan KJKS BMT yang tidak mampu
beroperasi dengan baik sesuai aturan yang ada akan dilikuidasi ke BMT yang
lebih kuat dan terdekat, supaya operasionalnya tetap berjalan dengan baik dalam
melayani masyarakat sekitar nagari tersebut.
Sekaitan dengan hal itu, Kadis Koperindag Kabupaten Agam,
Hadir Suryadi menyatakan siap memberikan pembinaan secara intensif bagi
koperasi yang ada, sehingga keberadaannya mampu berfungsi sebagai lembaga
keuangan dalam memberikan pelayanan bagi anggota atau nasabah yang ada selama
ini.
Pada dasarnya KJKS BMT sudah memiliki modal yang relatif
besar, yaitu Rp300 juta masing-masingnya yang dikelola sejak berdirinya yang
bersumber dari dana APBD Provinsi dan Kabupaten sejak tahun 2007 lalu.
“Kini modal yang sudah bergulir selama ini tinggal mengoptimalkan penggunaannya dan dikelola secara profesional, terarah dan sesuai dengan mekanisme koperasi, sehingga hasilnya maksimal demi peningkatkan
perekonomian masyarakat,” katanya.210
Agam, Singgalang
Menjelang mengikuti Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Kempo di Provinsi Banten 27
Juni 2012 mendatang, sebanyak 21 atlet melakukan pemusatan latihan yang
dilakukan di dua lokasi yaitu Lubukbasung dan Padang. Selama dalam beberapa
kali seminggu telah dilakukan latihan secara rutin di Lubukbasung, selanjutnya
latihan yang sama juga akan dilakukan di Dojo/tempat latihan di GOR Agus Salim
Padang setiap minggunya.
"Direncanakan, latihan akan dimulai pada Minggu (20/5) bersama atlet Kempo
lainnya yang mengikuti latihan di Padang guna memantapkan gerakan jurus dan
latihan fisik lainnya secara bersama," kata Sekretaris Pengcab Persatuan
Kempo (Perkemi) Kabupaten Agam, Arfinus kepada Singgalang, Jumat (19/5).
Menurutnya, melalui latihan bersama setiap minggunya akan dapat meningkatkan
kemampuan atlet Kempo menghadapi atlet Kempo daerah lainnya di Indonesia.
Karena itu upaya pemusatan latihan akan terus dikembangkan demi peningkatan
kualitas atlet menjadi lebih baik dan semakin terasah kemampuannya di masa
selanjutnya.
Sebagai konsekwensi mengikuti Kejurnas di Banten tersebut, pengurus telah
menargetkan perolehan medali sebanyak 2 emas dari 8 kelas yang akan diikuti.
Baik pada kelas embu/peragaan jurus maupun randori/tarung putra dan putri.
Dijelaskan, pada beberapa kejuaraan yang pernah diikuti sebelumnya, atlet
Perkemi Agam telah pernah meraih medali emas dan lainnya pada kejuaraan yang
diikuti tahun 2011 lalu.
Kedepan prestasi lainnya akan terus ditingkatkan demi menambah pundi-pundi
medali untuk mengharumkan nama daerah di tingkat nasional nantinya.
"Kita optimis perolehan medali akan dapat bertambah dari target yang
ditentukan, karena modal kemampuan atlet yang kini sedang menjalani masa
pemusatan latihan sudah maksimal, tinggal pemantapan penampilan jurus dan
semangat bertarung bersama atlet lawan nantinya," katanya.
Diharapkan, kemampuan yang sudah terasa dapat menjadi modal awal mencapai yang
terbaik. Tentunya semuanya membutuhkan dukungan moral dan materil dari semua
pihak, sehingga hasilnya lebih maksimal dan memberikan yang terbaik demi nama
baik daerah.210
Sebanyak 70 murid Jarimatika Unit Adhiya Inayah Lubukbasung mengikuti lomba adu
kecepatan melakukan penjumlahan angka-angka melalui jari tangan di lapangan
SMPN 1 Lubukbasung, Kamis (17/5).
Pimpinan Jarimatika, Osamaru menjelaskan kegiatan yang dilakukan dalam rangka
HUT I
Jarimatika Lubukbasung, dan sekaligus disemarakkan dengan mengadakan berbagai
lomba berhitung sambil bermain tanpa alat tambahan, dan cukup mengoptimalkan
penggunaan jari jemari yang ada dengan konsentrasi penuh, namun menyenangkan.
"Melalui HUT Jarimatika tidak saja dalam memantapkankemampuan murid
terhadap pelajaran yang disampaikan sebelumnya, juga memberikan hiburan menarik
dan menyenangkan," katanya.
Sehingga acara yang digelar bermanfaat sekaligus menyenangkan bagi murid dan
orang
tuanya yang ikut hadir menyaksikan kepiawaian anak mereka menampilkan
kemampuannya.
Egi Novetri, pemilik lembaga sekaligus guru menjelaskan, melalui program
berhitung
menggunakan jari-jemari memberikan banyak kemudahan bagi murid dalam menunjang
ilmu eksakta lainnya, sehingga hasilnya lebih maksimal saat mengikuti pelajaran
di sekolah masing-masing.
Dalam pelaksanaan proses belajar mengajar (PBM) yang dilakukan, materi
pelajaran
disampaikan dengan pola bermain dan menghibur sambil berhitung menggunakan jari
jemari.
Bagi murid yang mengikuti PBM merasa lebih mudah memahami pelajaran yang
disampaikan
dan memotivasi mereka meningkatkan potensi pembelajaran pada mata pelajaran
lainnya. Sebab pemberian materi disampaikan tanpa membebani pikiran murid.
Dari pengalaman selama ini, cukup banyak memberikan kemudahan bagi murid
memahami
dengan cepat materi yang disampaikan yang hanya membutuhkan beberapa detik
menjawab
hasil penjumlahan melalui jari jemari.
Sekaitan dengan hal itu, Asni, pengawas pendidikan tingkat SD yang juga orang
tua murid
menyatakan bahwa pendidikan jarimatik yang diikuti anak selama ini menunjang
sekaligus
meningkatkan mutu pada pendidikan dasar.
Selain itu sebagai salah satu pendidikan alternatif dan sebagai pembelajaran
pengisi
waktu luang yang bermanfaat untuk anak.
Asni juga mengajak orang tua lainnya untuk mendukung sepenuhnya PBM yang
diikuti
anak selama ini, sehingga mampu mendorong sekaligus meningkatkan kemampuan
mereka lebih baik dari sebelumnya, terutama dalam menjawab tantangan kesulitan
sebagian murid dalam memahami materi bidang matematika dan lainnya di sekolah.210
Agam, Singgalang
Dramatis, asyik dan mengagumkan. Itulah kesan yang muncul saat terbang bersama
payung pada olahraga paralayang beberapa waktu lalu. Hingga saat ini olahraga
tersebut sedang digelar yang diikuti paraglader lokal dan nasional serta
internasional, dan akan berakhir tanggal 20 Mei 2012.
“Belum lengkap rasanya bagi pengagum paralayang jika belum mencoba terbang
dengan payung paralayang,” kata Bupati Agam, Indra Catri Dt Malako Nan Putiah
kepada Singgalang di Puncak Lawang belum lama ini.
Selama dua jam pengharungi angkasa salingka Danau Maninjau dan Matur terasa
sedikit, karena saking mengasyikkan dalam menikmati keindahan alam selagi
berada di payung paralayang.
Meski secara kasat mata, olahraga paralayang itu cukup berbahaya, namun cukup
menyenangkan dan memberikan kepuasan tersendiri bagi pesertanya.
Di Kabupaten Agam, olahraga tersebut yang dipusatkan di Matur dan landingnya di
Bayur Maninjau selalu dikembangkan dan diujudkan pada berbagai iven bersama
atlet paralayang nasional dan internasional setiap tahunnya.
Sebagai salah satu olahraga rekreasi, paralayang memberikan rasa
kegembiraan dalam diri, sehingga terasa puas dan damai setelah menikmatinya
selama berada di awang-awang.
“Sebelumnya, saya yang ikut tandem atau terbang bersama dengan pilot paralayang,
namun untuk saat ini diberikan kesempatan kepada Martias Tanjung, anggota DPRD
Sumbar terbang bersama pilot paralayang yang ada.
Sekaitan dengan hal itu, Ketua FASI Sumbar, Letkol Penerbang, Pariyanto, menyatakan
selama terbang tidak yang usaha takut, kuncinya serahkan saja diri kepada Allah
SWT, sehingga kita bisa menikmati keindahan alam dengan damai dan menyenangkan.
Susi Melinda, staf Antens Wisata yang membidangi biro olahraga paralayang yang
membawa paraglader dalam dan luar negri menyatakan alam di Puncak Lawang masih
terindah dibanding daerah lainnya di Indonesia, bahkan di Asia Tenggara. Karena
itu pihaknya telah memiliki agenda rutin tahunan ke daerah tersebut guna
menikmati keindahan alam yang ada. Sesuai pantauan selama masa event paralayang
itu
digelat tingkat antusian warga sangat besar menikmati olahraga berbahaya dan
menantang itu. Masyarakat berduyun-duyun menuju Matur dan Bayur menikmati
secara langsung penampilan dan kepiawaian altet paralayang berada di
awang-awang dan turun menapaki landasan di areal persawahan di Bayur.210
Agam, Singgalang
Meski berhutang sebesar Rp225 juta, operasional Panti
Asuhan Putra Muhammadiyah Lubukbasung tetap berjalan dengan baik. Baik melalui
peran pengurus dan anak asuh serta donatur lainnya, bahkan dapat merealisasikan
rehabilitasi gedung serbaguna untuk disewakan yang ada di lingkungan panti
asuhan. Kini penyelenggaraan panti asuhan percontonhan tingkat Sumatra itu
tetap eksis dan melakukan aktifitasnya dalam memberikan yang terbaik bagi anak
asuh.
“Semuanya aktifitas di panti asuhan tetap berjalan dengan
baik, karena besarnya dukungan dari semua pihak demi kelangsungan
penyelenggaraan pembinaan 40 orang anak asuh yang kini dalam masa pengasuhan,”
kata Ketua Panti Asuhan, Dabesri Bara Dt Bagindo Rajo didampingi pengurus
lainnya, Faisal kepada Singgalang, Sabtu (19/5).
Meski demikian, pihak pengurus tetap berharap kepada
donatur untuk memberikan bantuannya guna melanjutkan pembinaan anak asuh
menjadi
lebih baik, terarah dan mampu menggapai cita-cita mereka menjadi generasi
islami dan berkualitas di masa mendatang.
Dijelaskan, hingga kini anak asuh didukung pengurus
lainnya telah berhasil memelihara bantuan seekor sapi betina dari donatur dan
telah beranak 4 ekor sejak tahun 2011 lalu.
Selain itu, anak asuh juga memelihara beberapa areal
kolam ikan yang digunakan untuk konsumsi sendiri, sehingga dapat menutupi
kebutuhan gizi internal anak asuh dan lainnya.
Sedangkan bentuk pembinaan mental spiritual, anak asuh
dibina pandai baca alquran, muhadharah/pidato/ceramah, bela diri dan lainnya
melalui
alumninya yang tetap mengabdi untuk adik-adiknya.
Ditambahkan, sejak berdiri tahun 1989 lalu, panti asuhan
sudah membina sekitar 200 orang lebih anak asuh yang berasal dari kawasan Agam
bagian barat serta lainnya dan sebagian telah bekerja di berbagai profesi.
Mulai menjadi
aparat pemerintahan dan wiraswastawan serta profesi lainnya.
Bahkan dalam menjalin kebersamaan dan kedekatan pengurus,
anak asuh yang ada dan mantan anak asuh dilakukan pertemuan rutin tahunan pada
saat lebaran. Pertemuan yang ada dilakukan dalam bentuk membicarakan berbagai
hal dinamika panti asuh dan upaya mendapatkan bantuan sebanyak mungkin demi
kelangsungan panti di masa-masa selanjutnya.
“Selama ini, pengurus bersama anak asuh dan alumni anak
asuh serta donatur tetap berhubungan baik dalam mendukung kesuksesan berbagai
program pembinaan panti asuhan, sehingga kekurangan yang ada dapat ditutupi
sesuai kemampuan yang dimiliki,” katanya.
Dijelaskan Dt Bagindo Rajo yang sehari-hari sebagai
aparat pengadilan negeri di Jambi bersama pengurus lainnya akan selalu berupaya
melakukan pembinaan bagi anak asuh dan terus menjalin kebersamaan dengan manta
anak asuh serta memikirkan secara bersama kelangsungan panti dalam jangka waktu
panjang.
Bahkan, yang kini menjadi obsesinya yaitu melanjutkan
pendidikan anak-anak asuh yang ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi yaitu
setingkat magister.
Sekaitan dengan hal itu, Benny, siswa kelas II SD anak
asuh panti asuhan tersebut, bercita-cita ingin menjadi polisi dan dia bangga
dengan kondisi yang ada serta akan melanjutkan pendidikan sama dengan saudara
lainnya sesama anak asuh.210
Agam, Singgalang
Terhitung sejak tahun 2012, sebanyak 82 unit Koperasi
Jasa Keuangan Syariah Bank Muamalat wat Tamwil (KJKS BMT) di Kabupaten Agam
yang didirikan pada 2007 lalu tidak lagi mendapat kucuran dana yang bersumber
dari APBD.
KJKS BMT itu telah mulai beroperasi secara mandiri, dan
tidak lagi dibebankan kepada sumber dana dari APBD, khususnya dalam pemberian
insentif bagi 100 orang lebih tenaga pengelola di BMT yang ada di seluruh
nagari dan lainnya.
“Pengelolaan modal sebanyak Rp45 miliar lebih yang
dimiliki dan diberikan bagi 82 BMT sejak tahun 2007 akan dioptimalkan
penggunaannya, sehingga pengelolaan lembaga keuangan tetap berjalan sesuai yang
diharapkan,” kata Kabag Perekonomian Pemkab Agam, Hendri. G kepada Singgalang
belum lama ini.
Ke depan, seluruh BMT yang ada dibuatkan akta pendirian
sebagai lembaga koperasi dan diserahkan pembinaannya kepada Dinas Koperasi,
Perindustrian dan Perdagangan. Kini belum seluruhnya memiliki akta pendirian.
Diharapkan pada tahun 2012 ini, sebanyak 82 BMT yang ada
sudah dikukuhkan melalui akta pendirian BMT dalam bentuk koperasi itu di
notaris. Sebab hingga kini belum
seluruhnya yang berbadan hukum layaknya seperti koperasi lainnya yang berperan
sama.
Selain itu, jika ditemukan KJKS BMT yang tidak mampu
beroperasi dengan baik sesuai aturan yang ada akan dilikuidasi ke BMT yang
lebih kuat dan terdekat, supaya operasionalnya tetap berjalan dengan baik dalam
melayani masyarakat sekitar nagari tersebut.
Sekaitan dengan hal itu, Kadis Koperindag Kabupaten Agam,
Hadir Suryadi menyatakan siap memberikan pembinaan secara intensif bagi
koperasi yang ada, sehingga keberadaannya mampu berfungsi sebagai lembaga
keuangan dalam memberikan pelayanan bagi anggota atau nasabah yang ada selama
ini.
Pada dasarnya KJKS BMT sudah memiliki modal yang relatif
besar, yaitu Rp300 juta masing-masingnya yang dikelola sejak berdirinya yang
bersumber dari dana APBD Provinsi dan Kabupaten sejak tahun 2007 lalu.
“Kini modal yang sudah bergulir selama ini tinggal mengoptimalkan penggunaannya dan dikelola secara profesional, terarah dan sesuai dengan mekanisme koperasi, sehingga hasilnya maksimal demi peningkatkan
perekonomian masyarakat,” katanya.210
Agam, Singgalang
Menjelang mengikuti Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Kempo di Provinsi Banten 27
Juni 2012 mendatang, sebanyak 21 atlet melakukan pemusatan latihan yang
dilakukan di dua lokasi yaitu Lubukbasung dan Padang. Selama dalam beberapa
kali seminggu telah dilakukan latihan secara rutin di Lubukbasung, selanjutnya
latihan yang sama juga akan dilakukan di Dojo/tempat latihan di GOR Agus Salim
Padang setiap minggunya.
"Direncanakan, latihan akan dimulai pada Minggu (20/5) bersama atlet Kempo
lainnya yang mengikuti latihan di Padang guna memantapkan gerakan jurus dan
latihan fisik lainnya secara bersama," kata Sekretaris Pengcab Persatuan
Kempo (Perkemi) Kabupaten Agam, Arfinus kepada Singgalang, Jumat (19/5).
Menurutnya, melalui latihan bersama setiap minggunya akan dapat meningkatkan
kemampuan atlet Kempo menghadapi atlet Kempo daerah lainnya di Indonesia.
Karena itu upaya pemusatan latihan akan terus dikembangkan demi peningkatan
kualitas atlet menjadi lebih baik dan semakin terasah kemampuannya di masa
selanjutnya.
Sebagai konsekwensi mengikuti Kejurnas di Banten tersebut, pengurus telah
menargetkan perolehan medali sebanyak 2 emas dari 8 kelas yang akan diikuti.
Baik pada kelas embu/peragaan jurus maupun randori/tarung putra dan putri.
Dijelaskan, pada beberapa kejuaraan yang pernah diikuti sebelumnya, atlet
Perkemi Agam telah pernah meraih medali emas dan lainnya pada kejuaraan yang
diikuti tahun 2011 lalu.
Kedepan prestasi lainnya akan terus ditingkatkan demi menambah pundi-pundi
medali untuk mengharumkan nama daerah di tingkat nasional nantinya.
"Kita optimis perolehan medali akan dapat bertambah dari target yang
ditentukan, karena modal kemampuan atlet yang kini sedang menjalani masa
pemusatan latihan sudah maksimal, tinggal pemantapan penampilan jurus dan
semangat bertarung bersama atlet lawan nantinya," katanya.
Diharapkan, kemampuan yang sudah terasa dapat menjadi modal awal mencapai yang
terbaik. Tentunya semuanya membutuhkan dukungan moral dan materil dari semua
pihak, sehingga hasilnya lebih maksimal dan memberikan yang terbaik demi nama
baik daerah.210
Kamis, 09 Februari 2012
PKB dari Pemprov Sumbar ke Agam alami peningkatan
Agam, Singgalang
Pengembalian dana pajak kendaraan bermotor (PKB) dari Pemerintah Provinsi Sumatra Barat ke Pemerintah Kabupaten Agam mengalami peningkatan yang cukup signifikan sejak tahun 2011 yang diberikan untuk tahun 2012. Peningkatan yang terjadi mencapai Rp6 miliar lebih, yaitu pada tahun 2011 terujud sebesar Rp16 miliar lebih dan pada tahun 2012 diberikan sebesar Rp24 miliar lebih.
"Peningkatan yang terjadi berkat terujudnya kinjerja yang maksimal dari semua komponen yang melakukan pelayanan di Kantor Samsat Lubukbasung selama ini," kata Kepala kantor tersebut Basrial kepada Singgalang, Rabu kemarin (8/2).
Menurutnya, berbagai kemudahan pelayanan yang diberikan selama ini sangat menentukan keberhasilan yang dilakukan. Mulai pelayanan di kantor dan fasilitas mobil keliling serta pelayanan antar jemput kepada wajib pajak telah memberikan kontribusi positif bagi peningkatan pajak yang ada, sehingga hal itu akan terus dilakukan dan ditingkatkan di masa selanjutnya, sehingga kesadaran masyarakat pengguna kendaraan bermotor semakin tinggi dari tahun ke tahun.
Sesuai data yang ada saat ini, sedikitnya jumlah kendaraan bermotor dari jenis roda dua dan roda empat selama ini di 6 kecamatan di Kabupaten Agam bagian barat mencapai 15 ribu unit.
"Sebagian besar diantaranya telah memenuhi kewajibannya sebagai insan wajib pajak dengan membayarkannya sesuai aturan yang berlaku," katanya.
Ke depan upaya pendekatan dan pelayanan prima bagi wajib pajak akan terus dilakukan guna meraih pemasukan pajak PKB sebanyak-banyak sesuai dengan jumlah kendaraan bermotor yang ada selama ini.
"Setidaknya pada tahun 2011 lalu, ditargetkan untuk PKB sebesar Rp7 miliar dan terealisasi sebesar Rp6,2 miliar lebih," katanya.
Diharapkan dari tahun ke tahun kesadaran masyarakat wajib pajak semakin meningkat, sehingga pemasukan bagi daerah semakin besar guna melanjutkan pembangunan yang sudah direncanakan sebelumnya.210
Pengembalian dana pajak kendaraan bermotor (PKB) dari Pemerintah Provinsi Sumatra Barat ke Pemerintah Kabupaten Agam mengalami peningkatan yang cukup signifikan sejak tahun 2011 yang diberikan untuk tahun 2012. Peningkatan yang terjadi mencapai Rp6 miliar lebih, yaitu pada tahun 2011 terujud sebesar Rp16 miliar lebih dan pada tahun 2012 diberikan sebesar Rp24 miliar lebih.
"Peningkatan yang terjadi berkat terujudnya kinjerja yang maksimal dari semua komponen yang melakukan pelayanan di Kantor Samsat Lubukbasung selama ini," kata Kepala kantor tersebut Basrial kepada Singgalang, Rabu kemarin (8/2).
Menurutnya, berbagai kemudahan pelayanan yang diberikan selama ini sangat menentukan keberhasilan yang dilakukan. Mulai pelayanan di kantor dan fasilitas mobil keliling serta pelayanan antar jemput kepada wajib pajak telah memberikan kontribusi positif bagi peningkatan pajak yang ada, sehingga hal itu akan terus dilakukan dan ditingkatkan di masa selanjutnya, sehingga kesadaran masyarakat pengguna kendaraan bermotor semakin tinggi dari tahun ke tahun.
Sesuai data yang ada saat ini, sedikitnya jumlah kendaraan bermotor dari jenis roda dua dan roda empat selama ini di 6 kecamatan di Kabupaten Agam bagian barat mencapai 15 ribu unit.
"Sebagian besar diantaranya telah memenuhi kewajibannya sebagai insan wajib pajak dengan membayarkannya sesuai aturan yang berlaku," katanya.
Ke depan upaya pendekatan dan pelayanan prima bagi wajib pajak akan terus dilakukan guna meraih pemasukan pajak PKB sebanyak-banyak sesuai dengan jumlah kendaraan bermotor yang ada selama ini.
"Setidaknya pada tahun 2011 lalu, ditargetkan untuk PKB sebesar Rp7 miliar dan terealisasi sebesar Rp6,2 miliar lebih," katanya.
Diharapkan dari tahun ke tahun kesadaran masyarakat wajib pajak semakin meningkat, sehingga pemasukan bagi daerah semakin besar guna melanjutkan pembangunan yang sudah direncanakan sebelumnya.210
MAN Pulai Lubukbasung bertekad jadi madrasah unggulan
Agam, Singgalang
Jajaran Madrasah Aliyah Negri (MAN) Pulai Lubukbasung bertekad menjadikan madrasah tersebut sebagai salah satu lembaga unggulan di Kabupaten Agam, khususnya yang ada di ibukota kabupaten, karena posisinya sangat strategis dan tak jauh dari kawasan perkantoran pemerintah kabupaten dan arena gelanggang olahraga daerah tersebut.
"Pada tahap awal kita merencanakan pengembangan mutu pendidikan dengan menerapkan program hafal quran minimal 10 juz bagi siswa, memiliki kemampuan di bidang MTQ dan mampu menguasai program keahlian komputer, las serta keahlian ketrampilan bordir," kata Kepala MAN Pulai Asria Darman kepada Singgalang, Rabu kemarin (8/2).
Konsep tersebut nantinya akan disampaikan kepada kalangan guru dan pegawai serta komite madrasah, dan dimintakan usul saran sekaligus mendukung setiap langkah yang dilakukan nantinya menuju kesuksesan program tersebut.
Siswa yang mengikuti pendidikan di madrasah tak selalu mampu di bidang peningkatan mutu pendidikan pada bidang studi yang diikuti secara kontinyu selama ini, sekaligus memilki keahlian khusus sesuai kemampuan masing-masing, sehingga siswa madrasah tak lagi dipandang sebelah mata oleh sebagian masyarakat yang kurang memahaminya keberadaan lembaga pendidikan di bawah Kementrian Agama tersebut.
Potensi siswa dan guru, serta pegawai yang ada dinilai sangat besar untuk meujudkan program-program tersebut nantinya, karena didukung oleh semangat yang tinggi dan memiliki semangat bersaing yang dapat dibanggakan saat ini dan di masa mendatang.
Pihak madrasah akan berupaya terus meujudkan harapan dan konsep-konsep yang ada terealisasi menurut semestinya, sehingga komitmen yang sudah terpatri dalam setiap individu lembaga menjadi kenyataan dan dapat dirasakan manfaatnya untuk kepentingan bersama.
"Siapa lagi yang akan memajukan madrasah, kalau bukan kita yang ada saat ini," tukasnya.
Sebagai salah satu madrasah setingkat SLTA yang didukung 22 guru dan 2 pegawai serta memiliki 124 siswa di 9 rombongan belajar (rombel) yang didukung komite dan komponen terkait lainnya siap memajukan madrasah dan menjadikan lembaga tersebut menjadi lembaga unggulan dan dapat dibanggakan.
Untuk diketahui, lulusan MAN Pulai Lubukbasung cukup banyak yang diterima di lembaga pendidikan tinggi dan telah berhasil tidak saja di bidang akademik juga bidang ketrampilan olahraga dan beladiri tingkat provinsi dan lainnya.
Diharapkan pada saat ini dan masa mendatang, kekurangan yang ada selama ini akan terus dibenahi, baik fisik maupun non fisik madrasah, sekaligus mempertahankan prestasi yang sudah diraih, bahkan ditingkatkan menjadi lebih baik lagi di masa selanjutnya.210
Jajaran Madrasah Aliyah Negri (MAN) Pulai Lubukbasung bertekad menjadikan madrasah tersebut sebagai salah satu lembaga unggulan di Kabupaten Agam, khususnya yang ada di ibukota kabupaten, karena posisinya sangat strategis dan tak jauh dari kawasan perkantoran pemerintah kabupaten dan arena gelanggang olahraga daerah tersebut.
"Pada tahap awal kita merencanakan pengembangan mutu pendidikan dengan menerapkan program hafal quran minimal 10 juz bagi siswa, memiliki kemampuan di bidang MTQ dan mampu menguasai program keahlian komputer, las serta keahlian ketrampilan bordir," kata Kepala MAN Pulai Asria Darman kepada Singgalang, Rabu kemarin (8/2).
Konsep tersebut nantinya akan disampaikan kepada kalangan guru dan pegawai serta komite madrasah, dan dimintakan usul saran sekaligus mendukung setiap langkah yang dilakukan nantinya menuju kesuksesan program tersebut.
Siswa yang mengikuti pendidikan di madrasah tak selalu mampu di bidang peningkatan mutu pendidikan pada bidang studi yang diikuti secara kontinyu selama ini, sekaligus memilki keahlian khusus sesuai kemampuan masing-masing, sehingga siswa madrasah tak lagi dipandang sebelah mata oleh sebagian masyarakat yang kurang memahaminya keberadaan lembaga pendidikan di bawah Kementrian Agama tersebut.
Potensi siswa dan guru, serta pegawai yang ada dinilai sangat besar untuk meujudkan program-program tersebut nantinya, karena didukung oleh semangat yang tinggi dan memiliki semangat bersaing yang dapat dibanggakan saat ini dan di masa mendatang.
Pihak madrasah akan berupaya terus meujudkan harapan dan konsep-konsep yang ada terealisasi menurut semestinya, sehingga komitmen yang sudah terpatri dalam setiap individu lembaga menjadi kenyataan dan dapat dirasakan manfaatnya untuk kepentingan bersama.
"Siapa lagi yang akan memajukan madrasah, kalau bukan kita yang ada saat ini," tukasnya.
Sebagai salah satu madrasah setingkat SLTA yang didukung 22 guru dan 2 pegawai serta memiliki 124 siswa di 9 rombongan belajar (rombel) yang didukung komite dan komponen terkait lainnya siap memajukan madrasah dan menjadikan lembaga tersebut menjadi lembaga unggulan dan dapat dibanggakan.
Untuk diketahui, lulusan MAN Pulai Lubukbasung cukup banyak yang diterima di lembaga pendidikan tinggi dan telah berhasil tidak saja di bidang akademik juga bidang ketrampilan olahraga dan beladiri tingkat provinsi dan lainnya.
Diharapkan pada saat ini dan masa mendatang, kekurangan yang ada selama ini akan terus dibenahi, baik fisik maupun non fisik madrasah, sekaligus mempertahankan prestasi yang sudah diraih, bahkan ditingkatkan menjadi lebih baik lagi di masa selanjutnya.210
PT. AMP PLANTATION BANTU KELOMPOK BUDIDAYA IKAN
PT. AMP PLANTATION BANTU KELOMPOK BUDIDAYA IKAN SAIYO TAPIAN KANDIS
Palembayan, Singgalang
Guna peningkatan ekonomi masyarakat, PT. AMP Plantation bekerja sama dengan Pemerintahan Nagari Salareh Aia dan Jorong Tapian Kandis serta PPL Perikanan Kecamatan Palembayan bantu Kelompok Budidaya Ikan Saiyo Tapian Kandis sebesar Rp30 juta.
Bantuan tersebut diberikan untuk pembuatan kolam sebanyak 4 kolam, pembelian bibit ikan lele dan kebutuhan pakan sampai panen serta lainnya.
Penyerahan bantuan itu dilakukan oleh Pimpinan Unit I dan PKS/Mill Jainuddin Sinaga dan Syafrial Tanjung yang didampingi oleh EHS Aprizal, CDO RO Agung Sriyono Hadi yang juga disaksikan Wali Jorong Tapian Kandis Syafrial Chan, serta Wali Nagari Salareh Aia Iron Maria Edi yang dilakukan di nagari tersebut, Selasa lalu (7/2).
Manager Mill, Syafrial Tanjung menyampaikan bahwa program tersebut merupakan program CSR perusahaan sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat sekitar, dan hal itu telah di programkan sejak November 2011 lalu dan selesai secara keseluruhan 7 Feb 2012.
“Kita berharap bantuan tersebut bisa digulirkan kepada masyarakat atau kelompok lainnya, sehingga bisa ikut mengembangkan usahanya, sekaligus meningkatkan perekonomian,” katanya.
CDO PT. AMP Plantation Agung Sriyono Hadi juga menyampaikan, bahwa program CSR ini disinergikan dengan program nagari dan kabupaten, serta telah dilakukan koordinasi sejak Mei 2011 hingga November 2011, dan diharapkan benar-benar bisa berhasil dan tepat guna, karena orang-orang yang dipilih dalam pengembangan usaha tersebut telah mengetahui tentang budidaya lele. Dijelaskan, sistem pengembaliannya dilaksanakan setelah panen (3 bulan) kepada Nagari.Mengenai proses pengguliran bantuan tersebut kepada yang lainnya, dicontohkan, pada saat panen menghasilkan Rp. 5.000.000/orang, maka anggota akan mengembalikan Rp. 1.000.000 digulirkan kepada kelompok lainnya, sedangkan Rp4.000.000 digunakan modal kembali, demikian seterusnya.
“Dan apabila panen kembali anggota kelompok akan mengembalikan sampai perhitungan lunas sehingga tidak akan memberatkan para anggota kelompok.” katanya.
Wali Nagari Salareh Aia Iron Maria Edi menyampaikan terima kasih kepada manajement perusahaan, karena program tersebut sejalan dengan program jangka menengah Nagari salareh Aia yaitu budidaya ikan lele.
“Budidaya ikan lele serta telah menjadi icon kecamatan Palembayan saat ini,” katanya.
Kedepan dengan adanya bantuan dana bergulir itu, kelompok tersebut bisa mengembangkan usahanya dengan sebaik-baiknya, sehingga memberikan hasil yang maksimal kepada kelompoknya serta kelompok yang lain, sehingga masyarakat Salareh Aia lebih sejahtera.
Diharapkan pihak perusahaan bisa secara kontinyu mengontrol dan memberikan bimbingan bersama-sama dengan PPL perikanan Kecamatan, Toguan Sihombing, sehingga dalam pembudidayaan ikan lele tingkat keberhasilannya bisa tinggi. 210
BKMT Agam gelar Lomba Penyelenggaraan Jenazah antar kecamatan
Agam, Singgalang
BKMT Kabupaten Agam gelar Lomba Penyelenggaraan Jenazah antar kecamatan yang diselenggarakan di Masjid Nurul Falah Lubukbasung, Selasa kemarin (7/2). Lomba tersebut diikuti sebanyak 15 grup di kabupaten dalam rangka memperingati Maulud Nabi SAW.
Ketua BKMT Kabupaten Agam Vita Indra Catri mengharapkan dengan adanya lomba tersebut memotivasi jamaah lainnya untuk memiliki kemampuan dalam menyelenggarakan jenazah di daerah masing-masing.
Selain itu, hal itu juga perlu dikembangkan kepada generasi muda lainnya seperti anak-anak dari jamaah BKMT dan lainnya mampu melakukan hal yang sama, sehingga mereka sudah memiliki ilmu yang bisa dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.
Selain itu, melalui kegiatan tersebut juga sebagai bentuk memperkuat jalinan silaturrahmi antar jamaah di seluruh BKMT di Kabupaten Agam.
Bupati Agam yang diwakili Asisten II Setdakab Agam Eldi Zen mengharapkan lomba penyelenggaraan jenazah tersebut sangat penting dan patut dilakukan di seluruh kecamatan dan nagari serta lainnya, agar para jamaah yang berhimpun dalam BKMT dapat menerapkannya dengan sebaiknya sewaktu tugas penyelenggaraan jenazah itu dilakukan di keluarga dan masyarakatnya.
"Mudahan dengan semakin banyaknya dilakukan program-program keagamaan seperti penyelenggaraan jenazah dan kegiatan keagamaan lainnya, tingkat pemahaman agama di kalangan jamaah semakin berkualitas dan mampu diterapkan di tempat masing-masing," katanya.210
BKMT Kabupaten Agam gelar Lomba Penyelenggaraan Jenazah antar kecamatan yang diselenggarakan di Masjid Nurul Falah Lubukbasung, Selasa kemarin (7/2). Lomba tersebut diikuti sebanyak 15 grup di kabupaten dalam rangka memperingati Maulud Nabi SAW.
Ketua BKMT Kabupaten Agam Vita Indra Catri mengharapkan dengan adanya lomba tersebut memotivasi jamaah lainnya untuk memiliki kemampuan dalam menyelenggarakan jenazah di daerah masing-masing.
Selain itu, hal itu juga perlu dikembangkan kepada generasi muda lainnya seperti anak-anak dari jamaah BKMT dan lainnya mampu melakukan hal yang sama, sehingga mereka sudah memiliki ilmu yang bisa dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.
Selain itu, melalui kegiatan tersebut juga sebagai bentuk memperkuat jalinan silaturrahmi antar jamaah di seluruh BKMT di Kabupaten Agam.
Bupati Agam yang diwakili Asisten II Setdakab Agam Eldi Zen mengharapkan lomba penyelenggaraan jenazah tersebut sangat penting dan patut dilakukan di seluruh kecamatan dan nagari serta lainnya, agar para jamaah yang berhimpun dalam BKMT dapat menerapkannya dengan sebaiknya sewaktu tugas penyelenggaraan jenazah itu dilakukan di keluarga dan masyarakatnya.
"Mudahan dengan semakin banyaknya dilakukan program-program keagamaan seperti penyelenggaraan jenazah dan kegiatan keagamaan lainnya, tingkat pemahaman agama di kalangan jamaah semakin berkualitas dan mampu diterapkan di tempat masing-masing," katanya.210
Langganan:
Postingan (Atom)